SMK Negeri 17 Samarinda Jalankan Amanah Kemdikbud

SMK Negeri 17 Samarinda Jalankan Amanah Kemdikbud

Adakan Workshop Bank Soal Kejuruan Mandiri

PROKAL.CO, SEBAGAI tindak lanjut amanah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI bidang pembinaan SMK, SMKN 17 Samarinda menjadi salah satu SMK Kaltim yang mendapat bantuan untuk menyusun bank soal di Kompetensi Keahlian Farmasi Klinis dan Komunitas, Dental Asisten (Keperawatan Gigi) dan Teknologi Laboratorium Medis.

Oleh karenanya, pihaknya mengadakan Workshop Bank Soal Kejuruan Mandiri 2019, di SMKN 17 Samarinda Jalan Kadrie Oening, Kamis (17/10). Dalam workshop tersebut dikupas tentang bagaimana pengembangan soal HOTS, penyusunan soal teori UKK dan Soal USBN UNBK teori Kejuruan.

Kepala SMKN 17 Dwisari Harumingtyas mengatakan workshop ini merupakan amanah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI terutama di Bidang Pembinaan SMK. Disebut mandiri lantaran yang menyelenggarakan adalah sekolah sendiri, dengan instruktur atau narasumber dari guru SMKN 17 Samarinda yang telah mengikuti bimtek dan bersertifikat nasional.

“Kegiatan ini nantinya akan ada tiga tahapan. Dan hari ini adalah tahap pertama dengan mengikutsertakan seluruh guru karena ilmunya sangat bagus untuk di simak oleh seluruh guru dan diimplementasikan untuk peningkatan profesional guru di sekolah,” ungkapnya.
Dwisari menyebutkan di tahap berikutnya akan diadakan tindak lanjut yakni dengan mengadakan workshop yang lebih difokuskan kepada guru mata pelajaran bidang produktif untuk menyusun soal-soal HOTS untuk Ujian Kompetensi Keahlian (UKK), Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN).

Disebutkannya dalam penyusunan soal ini, pihaknya akan membuat 12 paket soal kejuruan berisi 480 butir soal. Dimana dalam satu paket soal itu terdapat 40 butir soal. Yang sesuai dengan standar soal-soal UKK. Dan 12 instrumen soal USBN dan UNBK teori kejuruan. “Setelah penyusunan bank soal ini menjadi kartu soal, selanjutnya akan ada tim digitalisasi yang memasukkan  pada  aplikasi yang terhubung ke server Kemendikbud RI. Soal-soal itulah yang akan dimanfaatkan oleh siswa-siswi kelas XII SMK se-Indonesia untuk latihan-latihan mengerjakan soal-soal, sebagai sumber belajarnya” jelasnya. Makin banyak sumber belajar diharapkan nilai ujian akan semakin baik di masa mendatang.

Ia menuturkan bahwa fenomena nilai UKK, UNBK dan USNB jenjang SMK yang dinilai masih jauh dari yang diharapkan. Dan diantaranta sumber belajar para siswa yang masih kurang. “Jadi dengan adanya bank soal yang dihimpun dan diunggah oleh kementerian anak-anak kelas XII. Dapat dijadikan materi latihan masing-masing SMK di Indonesia,” harapnya. Instruktur Naskah Ujian Kejuruan SMK N 17 Samarinda, Norhaidah Waty menambahkan hasil akhir dari kegiatan tahap ini adalah setiap guru peserta workshop membuat bank soal HOTS sesuai dengan mapelnya.

“Masing-masing kejuruan akan membuat beberapa paket soal untuk HOTS, UKK dan teori kejuruan. Harapannya dengan berbagai latar belakang pengajar disini diharapkan semua guru dapat mengetahui bagaimana membuat bank soal secara benar, membuat kisi-kisi, soal HOTS, bagaimana membuat soal  pilihan ganda dan essay, jawaban singkat dan lainnya,” imbuhnya. (adv/nch/beb)

 120 total views

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.